Mengganti Receh dengan Nasi Bungkus

Pernahkah kalian berpikir uang yang cepat habis padahal tidak membeli apapun? Tiba-tiba pengeluaran bulanan terasa membengkak hanya karena sekali dua kali makan diluar? Atau merasa tidak berguna padahal tidak buruk-buruk juga ekonominya? Apapun itu, masalah ekonomi memang sangat pelik dan sensitif. Terlebih bagi saya seorang mahasiswa perantauan. Dulu ingin sekali melakukan donasi sewaktu di kampung, karena di kampung masyarakatnya sudah makmur. Sewaktu di kota masih juga tidak berdonasi, padahal banyak yang tidak makmur. Fenomena dhuafa kaya raya mengarahkan pada gerakan anti memberi receh pada kaum dhuafa di jalanan. Gerakan ini untuk membuat mereka mandiri dan tidak bergantung pada orang lain. Sehingga dapat bekerja yang lebih halal dan tidak mengganggu kenyamanan khalayak umum. Gerakan baik bagi masyarakat dan para dhuafa itu sendiri. Sayangnya, gerakan ini semakin menipiskan rasa empati. Tidak semua dhuafa adalah kaya raya. Namun...